Punya Cita-Cita Jadi Prajurit TNI AL? Yuk Kenali Jenis PDU dan Fungsinya!

Pakaian Dinas Upacara atau PDU TNI AL selalu berhasil mencuri perhatian. Dengan warna dominan putih yang elegan dan gagah, seragam ini menjadi salah satu kebanggaan utama bagi setiap prajurit yang mengenakannya.
Berdasarkan Peraturan Panglima TNI Nomor 11 Tahun 2019, seragam resmi upacara ini terbagi menjadi 6 jenis sesuai dengan fungsi, tingkat kedinasan, dan jenis acara yang dihadiri.
Buat kamu para calon siswa (casis) yang bermimpi memakai PDU TNI AL, yuk kenali perbedaan dan fungsi dari masing-masing jenisnya berikut!
PDU I
PDU I merupakan salah satu pakaian dinas paling resmi yang digunakan oleh prajurit TNI AL. Seragam ini diidentikkan dengan penggunaan tanda jasa berupa medali besar di bagian dada.
Penggunaan: Digunakan pada upacara hari-hari besar kenegaraan, Hari Ulang Tahun (HUT) TNI/TNI AL, upacara penganugerahan tanda kehormatan, hingga acara penerimaan tamu negara resmi.

PDU IA
Secara bentuk dasar, variasi IA memiliki kemiripan dengan PDU I. Perbedaan utamanya terletak pada penggunaan selempang (gordel) dan beberapa tanda kehormatan khusus bagi perwira atau pejabat tertentu.
Penggunaan: Dipakai pada momen-momen upacara kenegaraan dengan tingkat kekhidmatan dan protokol tingkat tinggi.

PDU II (Khusus Perwira)
Mengutip pasal 25 Peraturan Panglima TNI No. 11/2019, tipe II dirancang khusus untuk jajaran Perwira. Model ini memiliki kesan amat formal dan megah, sering kali dipadukan dengan pedang Pora.
Penggunaan: Umumnya dikenakan pada acara resepsi resmi kenegaraan, acara malam resmi (Gala Dinner kedinasan), serta tradisi pernikahan militer (Upacara Pedang Pora).

PDU IIA (Khusus Perwira)
Meski sekilas tampak sama dengan tipe II, variasi IIA memiliki perbedaan pada detail atributnya sesuai pasal 36 aturan TNI. Tipe II menggunakan tanda kehormatan berbentuk medali gantung kecil, sedangkan IIA dilengkapi tambahan tanda kehormatan berbentuk Patra dan medali gantung kecil.
Penggunaan: Dipakai oleh Perwira pada pertemuan atau jamuan resmi tingkat internasional dan kenegaraan.

PDU III
PDU III memiliki tampilan yang sedikit lebih simpel dibanding tipe I dan II. Penggunaan tanda jasa pada seragam ini tidak berbentuk medali gantung, melainkan berbentuk Pita Tanda Kehormatan (Tanda Harian) yang dipasang rapi di atas saku kiri.
Penggunaan: Dikenakan pada upacara hari lahir satuan, upacara pembukaan/penutupan pendidikan militer, serta acara ziarah resmi.

PDU IV TNI AL
Seragam tipe IV adalah variasi Pakaian Dinas Upacara yang digunakan untuk kegiatan rutin resmi atau upacara mingguan di lingkungan ksatrian atau markas militer.
Penggunaan: Digunakan pada upacara bendera bulanan/mingguan, upacara serah terima jabatan (sertijab) tingkat internal, serta perkunjungan resmi antar-satuan.

Siap Berdiri Gagah dengan Seragam Kebanggan Ini?
Melihat gagahnya pakaian dinas prajurit tentu makin membakar semangatmu untuk lolos seleksi penerimaan tahun ini. Namun, untuk bisa berdiri di barisan pelantikan dan mengenakan seragam PDU TNI AL, kamu harus melewati tahapan seleksi yang ketat, mulai dari pemeriksaan kesehatan (rikkes), tes kesamaptaan jasmani, psikotes, hingga tes akademik.
Persiapan yang matang menjadi kunci untuk menembus persaingan ketat para calon prajurit. Optimalkan Persiapanmu Bersama Tactical in Police!
Mau tau sejauh mana kesiapan fisik dan akademikmu saat ini? Konsultasi Gratis & Cek Program Bimbel TNI Polri di Tactical in Police Sekarang!